Langsung ke konten utama

Postingan

KUNJUNGAN MAKTABAH IT MENGHIDUPKAN BUDAYA LITERASI

Reporter : Muhammad Rafiyansyah Kelas : IX A Setelah sblumnya Sempat sepi dan hampir mati. Maktabah Ibnu Taimiyah kembali menyelangarakan Kunjungan maktabah rutin mingguan disetiap hari Senin dan Rabu. kegiatan tersebut merupakan program pesantren yang wajib di mana santri-santri dari kamar yang terjadwal melakukan kunjungan akan di panggil dan menetap di maktabah sampai jam 21.00 Wib Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran santri akan pentingnya literasi dan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap buku, begitu sekiranya pendapat kasie maktabah Ibnu Taimiyah Ustadz Aris. Kegiatan kunjungan ini berjalan ramai namun kondusif dikarenakan pengabsenan yang di lakukan oleh OSPI bagian maktabah.

Kegiatan Halaqah Banin Pesantren Ibnu Taimiyah

Reporter : Maulana Fajar A.S Kelas : 9B Pesantren Ibnu Taimiyah Menyelengarakan Kegiatan Halaqah ini sudah lama, tepatnya sejak pesantren ini telah di bangun.Di adakannya kegiatan halaqah ini,Bertujuan untuk para santri,MTS dan MA.Agar dapat mengisi waktunya dengan menghafal al-quran.dan ini merupakan kurikulum pesantren. kegiatan halaqah tersebut biasa di selengarakan di masjid jami' Ibnu Taimiyah Dan berlangsung pada pagi dan malam hari. tepatnya, setelah solat subuh dan solat magrib. dan suasananya sangat ramai, karena kegiatan ini dilakukan secara serempak, Santri MTS dan MA.

Santri Ketahuan Merokok di Belakang Kamar

Reporter:Muhammad Fathurrahman Kelas:9A Pada tanggal 9 September 2023.Hari Senin di siang hari,dua orang santri Ibnu Taimiyah yang bernama Rehan dan Iqbal sedang merokok di belakang kamar,tetapi sedang ada Ustadz yang sedang keliling ke kamar, saat Ustadz masuk ke kamar, sudah tercium bau rokok, dan ketahuan dua orang tersebut. "Saat saya masuk, sudah tercium bau rokok dari belakang, terdapat dua santri merokok, dan saya langsung bawa ke kantor" ujar Ustadz Bai Muniq mereka berdua ditanyakan mengapa mereka merokok,"Terbawa Hawa nafsu tadz..."ujar salah satu dari mereka, setelah kejadian itu pun, mereka berdua dihukum dengan skorsing atau dianggap Alpa selama 3 hari dari absen sekolah mereka. "Saya telah menasihati anak saya untuk tidak melakukan itu lagi" ujar Orang Tua Santri yang terkena hukuman, saat mereka masuk lagi ke sekolah, mereka menjadi pribadi yang sholeh dan pintar. Dan kedua Wali Santri dari dua santri tersebut pun bahagia karena anaknya ya...

Penjengukan Bulanan Santri Ibnu taimiyah

Reporter : Ihsan Mubina Kelas : 9A Pada awal September 2024 tepatnya hari kamis malam pendataan penjengukan Santri Ibnu Taimiyah akan segera dimulai Pendataan ini dimulai pada setelah isya pendataan itu membutuhkan buku yang bernama buku Pedoman mungkin banyak yang bingung apa itu penjengukan bulanan santri?, penjengukan santri adalah kegiatan yang mempertemukanb santri dengan wali santri setelah Satu bulan lamanya belajar di Pesantren. Penjengukan terbagi menjadi Tiga hari yaitu: Jumat, Sabtu, Minggu .Setiap hari penjengukan memiliki waktu yang berbeda, Jumat memiliki Waktu yang paling panjang dan Sabtu memiliki waktu yang paling sedikit, Hari Jumat dimulai pada jam 06.00 sampai jam 17.00 Wib,penjengukan dulu dilakukan Dua kali dalam Satu bulan,Mungkin karena beberapa masalah menjadikan penjengukan menjadi Satu bulan Sekali, Banyak santri yang protes dikarenakan penjengukan menjadi Satu Bulan sekali, Seperti Teman saya yang protes atas penurunan hak penjengukan santri. " Yah Ke...

PERIZINAN SANTRI IBNU TAIMIYAH

Reporter:Ibrahim Harahap Kelas:9A Pesantren Ibnu Taimiyah memberikan kesempatan pada santrinya agar dapat dijengtuk walinya.Akan tetapi penjengukan kali ini lumayan berbeda dari yang sebelumnya.Pesantren hanya memberikan izin kepada santrinya hanya sepekan dalam sebulan.hal ini menuai kekesalan bagi mayoritas santri pesantren ibnu taimiyah kepala perizinan santri PIT, Ustad Bai Muniq mengatakan bahwasannya kali ini bertujuan untuk membuat santri lebih fokus pada belajar dan menghafal,hal ini disampaikan di ruang pengumuman pada kamis,5 september 2024 Oleh karena itu para wali santri memanfaatkan kesempatan ini mulai dari memberikan snack dan uang jajan yang tergolong banyak hingga mengambil cuti dari pekerjaannya.

KURANGNYA LITERASI MASYARAKAT INDONESIA

Reporter : Abimanyu caesar Prasetyo 9A. kumpulan mahasiswa se-jakarta membuat dan membuka sebuah perpustakaan kecil di berbagai daerah kota jakarta, dikarenakan dan ditujukan untuk masyarakat yang minim akan kemampuan literasinya terutama untuk para pelajar, mahasiswa dan warga. Kurangnya literasin masyrakat indonesia sangat miris, menurut data penelitian READING ASSOCIATION OF SINGAPORE , tercatat Bahwa indonesia mendapat peringkat merah dalam literasi, sekitar 295 masyarakat . CEO OF READING ASSOCIATION OF SINGAPORE , Abimanyu caesar, mengatakan: saat ini atau di tahun 2024 ini,saya sangat turut prihatin terhadap kurangnya literasi di indonesia, pada (8/9/24) ini kami telah menghubungi pemerintah indonesia agar kembali menghidupkan sumber daya masyarakat yang penting selain jasa, kebutuhan sandang, pangan, papan, yaiu LITERASI!, dan pada (9/9/24) ini saya telah mendapatkan kabar bahwa, sekitar 290 remaja se-Jakarta telah membuka banyak perpustakaan di berbagai macam daerah namun, sa...

KEGIATAN ILQO MUFRODAT

Reporter: Muhammad Rafathaya Syahmi IX A. Pesantren Ibnu Taimiyah membuatkan kegiatan rutin untuk para santri-santrinya yaitu Ilqo Mufrodat.Kegiatan ini dilakukan setiap hari Ahad dan hari Rabu, dan wajib diikuti oleh santri kelas 7 sampai kelas 10.Kegiatan ini selalu dilakukan di masjid setelah shalat isya. Kegiatan ini wajib dilakukan untuk santri kelas 7 sampai kelas 10.Kosa kata yang ditulis harus dihafalkan dan dipraktikan untuk berbicara Bahasa Arab setiap hari.Jika ada santri yang berbicara Bahasa Indonesia maka akan dikenakan poin , kata Ustadz Cholid. Kegiatan ini dilakukan agar santri dapat beerbicara dengan Bahasa Arab.Santri menulis mufrodat sesuai kamar masing-masing dan membuat Jumlah Mufidah .Para santri dengan semangat menulis mufrodat yaitu pada hari Ahad, dan disetorkan pada hari Rabu.Kegitan menulis mufrodat ini juga dilakukan dengan pengabsenan, jadi santri yang tidak hadir akan di alpha.