Langsung ke konten utama

JOGING EXTREME YANG DILAKUKAN SANTRI IBNU TAIMIYAH

Reporter:Muhammad Ikram Al-Fatih Pada tanggal 28 September 2024 yamg bertepatan pada hari Sabtu pada pukul 08:30 AM, santri-santri MTS Ibnu Taimiyah dengan Bahagia berkumpul di depan asrama untuk melakukan briefing, tetapi, mereka diberikan kabar gembira lainnya yaitu masing-masing santri MTS akan mendapatkan RP.25.000,00, yang diberikan langsung oleh para-para wali kelas,
ini, RP.25.000 sebenarnya ingin kami pakai untuk memberikan kalian makan, tetapi tidak jadi, jadinya kami berikan kalian mentahannya saja
ujar ustad Saepul.
nanti kita akan naiiiik kegunung, kemudian putar ke tapos, kemudian balik lagi ke IT, tapi AWAS!, nanti ada batu segede 10 sharim digabungin jadi satu, jadi jangan ditendang-tendang
ujar ustad Saepul lagi, setelah itu, satu-persatu kelas dimulai dari kelas 7 mulai berjalan. Ditengah-tengah perjalanan, adalah perjalanan yang paling sulit, karena mereka harus menghadapi tanjakan terjal dengan kerikil-kerikil yang membuat licin, tetapi setelah itu, hanya ada turunan tak henti-henti. Ternyata mereka sampai lebih cepat dari perkiraan yaitu pukul 09:30 AM, banyak dari santri yang memanfaatkan itu untuk pergi terlebih dahulu untuk jajan dibawah
gak papa jajan, yang penting jam 11:00 sudah ada di pesantren semuanya
ujar ustad Ahmady Ketika dijalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahta atau Takhta?

Harta, tahta, dan wanita. Tiga kata ini sering kita dengar atau kita baca terkait dengan tiga jenis godaan bagi manusia di dunia. Namun sekarang kita tidak akan membahas esensi materi tiga kata tersebut. Fokus kita tertuju kepada bentuk kata tahta. Apakah penggunaan kata tahta sudah benar? Apakah ada bentuk kata lain yang digunakan masyarakat pengguna bahasa? Kata tahta ternyata bersaing dengan kata takhta . Hasil pengecekan penulis dalam mesin pencari kata daring, ditemukan kata tahta dan takhta. Berikut kutipannya. (1) Upacara Naik Tahta Kaisar Naruhito Dilaksanakan Pagi Ini (https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190501080200-113-391032/upacara-naik-tahta-kaisar-naruhito-dilaksanakan-pagi-ini) (2) Kilas Balik Pergantian Tahta pada Masa Kerajaan di Indonesia (https://www.kompasiana.com/tomidwikinugraha7577/5c619ab6677ffb39292d44e3/kilas-balik-pergantian-tahta-pada-masa-kerajaan-di-indonesia) (3) Takhta (https://id.wikipedia.org/wiki/Takhta) Lalu bentuk kata mana yang dibakuka...

Agar Supaya

Dalam kegiatan berbahasa, terutama bahasa lisan, penggunaan kata agar supaya kerap kita dengar. Perhatikan contoh berikut. (1) “ Agar supaya giat belajar, siswa harus terus dimotivasi,” ujar salah satu peserta rapat. (2) Penanggulangan banjir harus segera dilaksanakan agar supaya kerugian bisa terkurangi. Apakah pengggunaan kata agar supaya di atas sudah memenuhi kaidah kalimat efektif dan sesuai dengan ragam bahasa Indonesia baku? Ikuti penjelasan berikut untuk menemukan jawabannya! Salah satu ciri kalimat efektif adalah adanya kehematan penggunaan kata, frasa, atau bentuk lain. Arifin dan Tasai (2006) menjelaskan, penghematan di sini dimaksudkan tidak menggunakan kata yang memang tidak diperlukan. Caranya adalah menghindari menggunakan kata yang bersinonim dalam satu kalimat. Di satu sisi, kata agar dan supaya dalam KBBI V sama-sama digolongkan ke dalam jenis kata penghubung. Makna kedua kata tersebut adalah kata penghubung untuk menandai harapan. Dengan kata lain dapat kita t...

Santri Yatim Membully Sederajat?

Reporter : Maulana Fajar A.S PTS adalah kepanjangan dari penilaian tengah semester dan PTS adalah waktu pembully-an itu terjadi tepatnya pada tanggal 23/09/2024 dan kelas menjadi tempat kejadian perkaranya. Semua ini berawal dari santri yatim yang mempunyai rasa dendam terhadap teman sendiri yang sama-sama yatim.aksi dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi berupa pencoretan nama baik sikorban,pelaku yang merasa puas pun merasa tidak bersalah sama sekali.dan tidak merasa akan ketahuan,pada kenyataan nya salah. Aksi yang dilakukan pelaku ketahuan,tepatnya oleh pengawas ruangan ujian.merasa ada yang jangkal dibagian pengabsenan,sang pengawas ruangan pun melihat terdapat sebuah nama yang dicoret besar.sang pengawas pun menarik napas panjang-panjang dan berkata “siapa yang melakukan ini?!,mencoret-coret nama orang lain?” Bersambung...