Langsung ke konten utama

Ekstrakurikuler Aquatic MTs Ibnu Taimiyah

Reporter: Muhammad Yusuf Hamdi (Kelas 9 TP 2023/2024) Salah satu kegiatan ekstrakurikuler di MTs Ibnu Taimiyah Putra terkait dengan praktik mata pelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahrga Kesehatan (PJOK) adalah ekstrakurikuler Aquatic. Dalam praktiknya ekskul ini dilaksanakan berupa praktik olahraga berenang bagi para santri putra kelas 9 di MTs Ibnu Taimiyah. Pembina Program Aquatic, Ust. Saepul Muhtadin menjelaskan melalu surat edaran kepada wali santri bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari muatan kurikulum mata pelajaran PJOK. Program Aquatic dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun yaitu pada semester gasal dan semester genap. Awal kegiatan dilakukan pada semester gasal TP 2023/2024. Kegiatan berenang santri ini dilakukan secara bergiliran bagi kelas 7, 8, dan 9 MTs Ibnu Taimiyah Putra. Setiap santri akan dinilai dalam praktik berenang. Nilai ini kemudian akan dijadikan nilai praktik mata pelajaran PJOK. Salah satu kegiatan Aquatic ini terlaksanan pada hari Jum’at, 27 Oktober 2023. Hari itu giliran kelas 9 MTs Ibnu Taimiyah Putra mengikuti kegiatan wajib Aquatic ini di Jungle Water Park, Bogor Nirwana Residence, Bogor. Para santri Kelas 9 berangkat menuju Jungle pukul 08.00 menggunakan kendaraan Angkot. Setelah penilaian praktik berenang, semua santri diberikan kesempaan bermain dan berenang sepuasnya. Para santri diwajibkan pulang pada pukul 16.00 WIB. Alhamdulillah para santri merasa senang dengan kegiatan ini dan mereka bisa kembali ke Pesantren Ibnu Taimiyah dengan lancar. [Editor: TTM]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahta atau Takhta?

Harta, tahta, dan wanita. Tiga kata ini sering kita dengar atau kita baca terkait dengan tiga jenis godaan bagi manusia di dunia. Namun sekarang kita tidak akan membahas esensi materi tiga kata tersebut. Fokus kita tertuju kepada bentuk kata tahta. Apakah penggunaan kata tahta sudah benar? Apakah ada bentuk kata lain yang digunakan masyarakat pengguna bahasa? Kata tahta ternyata bersaing dengan kata takhta . Hasil pengecekan penulis dalam mesin pencari kata daring, ditemukan kata tahta dan takhta. Berikut kutipannya. (1) Upacara Naik Tahta Kaisar Naruhito Dilaksanakan Pagi Ini (https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190501080200-113-391032/upacara-naik-tahta-kaisar-naruhito-dilaksanakan-pagi-ini) (2) Kilas Balik Pergantian Tahta pada Masa Kerajaan di Indonesia (https://www.kompasiana.com/tomidwikinugraha7577/5c619ab6677ffb39292d44e3/kilas-balik-pergantian-tahta-pada-masa-kerajaan-di-indonesia) (3) Takhta (https://id.wikipedia.org/wiki/Takhta) Lalu bentuk kata mana yang dibakuka...

membawahi atau membawahkan?

Cermatilah dua contoh kalimat berikut; a)Kepala sekolah itu membawahi tiga orang wakil kepala sekolah b)Kepala sekolah itu membawahkan tiga orang wakil kepala sekolah Menurut hemat Anda, dari dua kalimat di atas (a) dan (b), kalimat manakah yang lebih tepat? Ya, selamat, Anda benar jika Anda memilih contoh kalimat terakhir (b). Mengapa demikian? ikuti penjelasan berikut ini. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Pusat Bahasa edisi keempat menjelaskan bahwa kata bentukan membawahi bermakna menempatkan diri di bawah perintah seseorang. Sedangkan kata bentukan membawahkan bermakna menempatkan (sesuatu) di bawah; memegang pimpnan; mengepalai. Berdasarkan penjelasan makna membawahi dan membawahkan di atas, jelas betul bagi kita bahwa, kalimat Kepala sekolah itu membawahkan tiga orang wakil kepala sekolah adalah kalimat yang lebih tepat. Kita tahu kedudukan kepala sekolah di atas wakil kepala sekolah sehingga makna yang ada dalam kalimat tersebut kepala sekolah menempatkan wakil...

Santri Yatim Membully Sederajat?

Reporter : Maulana Fajar A.S PTS adalah kepanjangan dari penilaian tengah semester dan PTS adalah waktu pembully-an itu terjadi tepatnya pada tanggal 23/09/2024 dan kelas menjadi tempat kejadian perkaranya. Semua ini berawal dari santri yatim yang mempunyai rasa dendam terhadap teman sendiri yang sama-sama yatim.aksi dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi berupa pencoretan nama baik sikorban,pelaku yang merasa puas pun merasa tidak bersalah sama sekali.dan tidak merasa akan ketahuan,pada kenyataan nya salah. Aksi yang dilakukan pelaku ketahuan,tepatnya oleh pengawas ruangan ujian.merasa ada yang jangkal dibagian pengabsenan,sang pengawas ruangan pun melihat terdapat sebuah nama yang dicoret besar.sang pengawas pun menarik napas panjang-panjang dan berkata “siapa yang melakukan ini?!,mencoret-coret nama orang lain?” Bersambung...